Saturday, August 17, 2019

CARA MENGATASI EMIS LOADING LAMA PADA FORM TAMBAH SISWA SAAT MENYIMPAN DATA


Setelah dibuka kembali EMIS MADRASAH pada web emis online http://emispendis.kemenag.go.id/emis_madrasah/ terdapat beberapa kendala saat mengoprasikannya, salah satunya saat menyimpan data pada form TAMBAH SISWA BARU terjadi loading yang sangat lama sehingga membuat para operator lelah menunggu loading yang tak kunjung usai. Maka dari itu, disini akan dijelaskan cara menangani kendala tersebut.

Baiklah berikut ini adalah langkah - langkah Tambah Siswa Baru dan mengatasi loading yang sangat lama saat menyimpan data lengkap dengan gambar penjelas :
  1. Buka website emis di alamat http://emispendis.kemenag.go.id/emis_madrasah/
  2. Isikan username dan password akun emis kemudian klik menu masuk. Perhatikan gambar dibawah ini!

  1. Setelah klik masuk, kita akan diarahkan menuju menu Dashboard Emis Madrasah. Selanjutnya kita beralih ke menu Kesiswaan lalu pilih Siswa Aktif. Perhatikan gambar dibawah ini!

  1. Kita akan diarahkan menuju menu Siswa Aktif Emis Madrasah. Selanjutnya pilih menu Siswa Baru. Perhatikan gambar dibawah ini!

  1. Setelah itu, kita akan diarahkan menuju form INPUT SISWA BARU Emis Madrasah. Selanjutnya Input data siswa pada form emis yang telah disediakan. Perlu di perhatikan bahwa pada form emis tersebut terdapat beberapa kolom yang tidak boleh dikosongkan seperti : Nama Siswa, Tempat Lahir, Jumlah Saudara dan Asal Sekolah. Apabila form emis sudah terisi dengan data yang diperlukan, maka selanjutnya kita klik Simpan. Proses penyimpanan data akan ditandai dengan tombol simpan tidak bisa di klik dan munculnya loading yang terletak di pojok kanan atas pada tampilan form emis. Perhatikan gambar dibawah ini!

  1. Apabila dalam beberapa menit tak kunjung muncul notifikasi sukses tersimpan, maka selanjutnya kita langsung beralih ke menu Kesiswaan lalu pilih Cari Siswa. Perhatikan gambar dibawah ini!

  1. Kita akan diarahkan menuju menu Pencarian Siswa Emis Madrasah. Selanjutnya masukkan Nama atau NIK atau NISN atau NISM siswa yang telah kita input pada form tambah siswa baru sebelumnya pada kolom Pencarian Siswa lalu klik icon Cari. Pada tahap ini saya melakukan pencarian dengan memasukkan Nama siswa tapi untuk lebih amannya, ketika Input/Tambah Siswa Baru masukkan NISN nya juga pada form sehingga ketika akan melakukan pencarian bisa menggunakan NISN. Setelah nama atau NISN siswa yang kita cari muncul dan sudah dipastikan identitasnya sesuai, pilih Aksi lalu klik Detail Siswa. Perhatikan gambar dibawah ini! 

  1. Kita akan diarahkan menuju Detail Siswa dimana identitas siswa yang sebelumnya telah kita input pada form Tambah Siswa Baru akan muncul. Selanjutnya klik tombol Simpan. Setelah kita simpan akan muncul notifikasi Sukses lalu klik OK. Perhatikan gambar dibawah ini!

  1. Setelah klik OK maka otomatis siswa yang sebelumnya sudah di input pada form Tambah Siswa Baru akan masuk di data emis Madrasah. Perhatikan gambar dibawah ini!

  1. Selesai
Setelah siswa yang di tambahkan muncul di data emis, jangan lupa untuk menyesuaikan Rombel Kelas nya

Mudah-mudahan tutorial diatas bermanfaat dan bisa membantu pengerjaan EMIS di Madrasahnya masing-masing.

Semangatttttt.....💪💪💪

Thursday, January 3, 2019

MEMBUAT CATATAN KAKI (FOOTNOTE)


Catatan kaki ( Footnote) sering digunakan dalam Microsoft Word, terlebih yang memang sedang membuat semisal: makalah, skripsi dan tugas lainnya yang memang harus mencantumkan catatan kaki di dalamnya.

Catatan kaki (Footnote) memungkinkan Anda untuk mengutip sumber atau menjelaskan sebuah konsep secara terperinci tanpa mengalihkan teks utama. Word telah mempermudah pengelolaan catatan kaki, karena catatan kaki yang baru akan diberi nomor secara otomatis, dan area catatan kaki dapat meluas dan menyempit secara dinamis berdasarkan jumlah teks. Berikan nuansa profesional pada dokumen Anda dengan menggunakan catatan kaki yang ditempatkan secara strategis untuk memperjelas informasi dan memberi penghargaan pada sumber Anda.

Langkah-langkah Pembuatannya
  1. Arahkan kursor ke kalimat yang akan diberi footnote

  1. Kemudian arahkan kursor anda ke Menu Bar klik References kemudian klik AB Insert footnote


  1. Selanjutnya ketikkan alamat referensi dari buku yang sudah disiapkan seperti gambar di bawah ini

  1. Untuk menambahkan footnote, silahkan ulangi cara seperti diatas
  2. Selesai.

TAMBAHAN CARA ALTERNATIF
Arahkan kursor ke kalimat yang akan diberi footnote kemudian tekan ( Alt + Ctrl + F ). Maka footnote akan muncul.
Oke sekarang kita sudah bisa membuat footnote sendiri.
Semoga tutorial diatas bermanfaat....

Friday, December 14, 2018

MEMBUAT DAFTAR ISI PADA MICROSOFT WORD


Daftar isi sering digunakan dalam Microsoft Word, terlebih yang memang sedang membuat semisal: makalah, skripsi, jurnal, buku, novel, proposal, dan tugas lainnya yang memang harus mencantumkan daftar isi di dalamnya. Untuk cara membuat daftar isi di Microsoft Word sebenarnya bisa di lakukan dengan cara manual, namun dengan cara manual perataan teks kurang rata sehingga hasilnya pun jauh dari kata sempurna. Maka dari itu untuk artikel kali ini akan dibahas cara membuat daftar isi di Microsoft Word dengan cara yang lebih simple tetapi hasilnya cukup baik.

CARA MEMBUATNYA SEBAGAI BERIKUT :
  1. Membuat daftar isi yang dibutuhkan terlebih dahulu (sesuai kebutuhan). Seperti gambar di bawah ini.

  1. Pilih/block semua teks kecuali judul "Daftar Isi", kemudian pada tab menu  Home,  klik icon menu  Paragraph,  pada kotak dialog yang mucul klik tombol Tabs.


  1. Pada kotak dialog tabs, isikan  tab  stop posisition  :  2 cm, Aligment : Left, Leader : None, kemudian klik tombol Set.

  1. Untuk membuat tabs/perataan yang ke 2,  isikan Tab stop posisition : 15 cm, Aligment : Right, Leader : pilih yang no 2, kemudian klik tombol Set.

  1. Untuk membuat tabs/perataan yang ke 3,  isikan Tab stop posisition : 16 cm, Aligment : Right, Leader : pilih yang no 1, kemudian klik tombol Set dan di akhiri tombol OK.


  1. Kemudian letakkan kursor di depan teks (disini di contohkan pada baris Akhir "Teori C") lalu tekan tombol  Tab sekali.
  2. Setelah itu klik lagi tombol Tab untuk memunculkan tanda (....).
  3. Lakukan cara yang sama untuk meratakan baris teks lainnya. Detailnya bisa di lihat pada gamabar berikut

  1. Jika sudah semuanya tinggal Save daftar isi tersebut.
  2. Selesai.

Demikian Cara membuat Daftar Isi yang simple namun rapih, sehingga bisa dimanfaatkan bagi sahabat yang ingin menerapkannya.
Terima kasih sudah berkunjung ke blog ini, Jika sahabat menemukan hal yang salah dalam artikel ini silahkan komentar yang membangun untuk perbaikan, kami akan berusaha mencari solusi segera mungkin. Apabila merasa bermanfaat yang besar silahkan like and share. Terima kasih

Monday, December 10, 2018

PENGENALAN MICROSOFT WORD


Microsoft Office Word merupakan program aplikasi yang digunakan untuk menyelesaikan masalah pengolahan kata.
Microsoft Office Word hanya bisa digunakan pada komputer yang memiliki sistem operasi Windows saja. Sedangkan untuk komputer yang menggukan sistem operasi Linux bisa menggunakan program pengolah kata lainnya yang sifatnya Freeware seperti Open Office Writter ataupun Abi Word.

Okeh karena yang saya gunakan MS. Word 2007 maka yang akan di bahas disini yaitu mengenai Microsoft Office Word 2007....

Microsoft Office 2007 sebenarnya dirancang untuk memudahkan user,  Microsoft Word (MS Word) merupakan program untuk mengolah kata. Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan sebagainya. Selain menulis dokumen, MS Word juga dapat digunakan untuk bekerja dengan tabel, menulis teks dengan kreasi, menyisipkan gambar, maupun yang lainnya.  Secara default tampilan area kerja program MS Word 2007 terdiri atas dari Bar, Office Button, Quick Access Toolbar, Menu Bar, Ribbon, Ruler, Status Bar, dan View Toolbar. Tampilan area kerja dapat dilihat pada berikut :

  • TITLE BAR
Berisi nama file yang sedang dikerjakan, serta tombol menampilkan, atau menyembunyikan jendela program, dan menutup program, yaitu tombol Minimize, Maximize/Restore, dan Close.

  • OFFICE BUTTON
Berisi perintah-perintah yang berkaitan dengan dokumen seperti membuat dokumen baru (New), membuka dokumen (Open), menyimpan dokumen (Save), mencetak dokumen (Print), dan sebagainya.

  • QUICK ACCESS TOOLBAR
Berisi tombol-tombol yang berfungsi sebagai alternatif penggunaan perintah yang sering digunakan. Sebagai contoh, tool Open merupakan shortcut dari Office Button>Open, atau tool Save merupakan shortcut dari Office Button>Save.

  • MENU BAR
Berisi serangkaian perintah yang didalamnya terdapat sub-sub perintah sesuai kategorinya. Sebagai contoh, pada menu Home terdapat submenu Clipboard, Font, Paragraph, Styles, dan Editing yang didalamnya berisi perintah-perintah sesuai kategorinya.

  • RIBBON
Berisi perintah-perintah khusus yang merupakan submenu dari Menu Bar.

  • RULER
Merupakan kotak pengukuran yang diletakkan secara horizontal, yaitu di atas dokumen, dan secara vertikal, yaitu di sebelah kiri dokumen. Ruler berfungsi untuk mempermudah melakukan pengaturan letak halaman.

  • STATUS BAR
Adalah baris horizontal yang menampilkan informasi jendela dokumen yang sedang ditampilkan, antara lain : Page menampilkan informasi halaman dan Words menampilkan jumlah halaman, kata, huruf (tanpa spasi), huruf (dengan spasi), paragraf, dan bari.

  • VIEW TOOLBAR
Berisi pengaturan jenis tampilan dokumen, antara lain :

  • Print LayoutMemberikan tampilan sesuai hasil yang akan diterima pada saat dicetak (default).
  • Full Screen ReadingMemberikan tampilan halaman penuh.
  • Web LayoutMemberikan tampilan sesuai hasil yang ditampilkan di dalam jendela browser.
  • OutlineMemberikan tampilan sesuai heading di dalam dokumen dan tingkatan di dalam struktur dokumen.
  • DraftMemberikan tampilan yang berkelanjutan (menggabungkan seluruh halaman seperti dalam satu gulungan). Tiap halaman dipisahkan oleh garis titik-titik.


Semoga bermanfaat......

Tuesday, September 25, 2018

RUMUS DASAR MICROSOFT EXCEL


MICROSOFT OFFICE EXCEL sudah tidak asing lagi sebagai program aplikasi lembar kerja dimana sudah banyak yang menggunakannya.
Namun ternyata, banyak sekali rumus-rumus Excel yang bisa memudahkan kita dalam pengoprasian Excel. Dengan rumus-rumus Excel, kita bisa mempercepat pekerjaan tanpa harus menggunakan sistem manual lagi.

Berikut beberapa rumus-rumus dasar yang perlu kita ketahui.
Baiklah langsung saja kita bahas rumus-rumus dasar berikut ini

  • SUM
SUM merupakan rumus penjumlahan yang biasa digunakan dalam Excel. Untuk cara penggunaannya silahkan klik 👉 Rumus Penjumlahan.

  • AVERANGE
AVERANGE merupakan rumus pencarian rata-rata yang biasa digunakan dalam Excel. Untuk cara penggunaannya silahkan klik 👉 Rumus Rata-rata.

  • MAX
MAX merupakan rumus yang digunakan untuk mencari nilai tertinggi pada beberapa angka atau kumpulan data. Misalkan kita ingin mencari nilai tertinggi pada kolom B2 sampai B6 maka rumus yang digunakan adalah :
=MAX(B2:B6)
Perhatikan gambar dibawah ini!


  • MIN
MIN merupakan rumus yang digunakan untuk mencari nilai terendah pada beberapa angka atau kumpulan data. Misalkan kita ingin mencari nilai terendah pada kolom B2 sampai B6 maka rumus yang digunakan adalah :
=MIN(B2:B6)
Perhatikan gambar dibawah ini!



  • COUNT
Rumus COUNT digunakan untuk menghitung jumlah angka dalam suatu range, baris maupun kolom. COUNT hanya digunakan untuk menghitung jumlah angka yang terisi pada range, baris maupun kolom,. Jadi selain karakter angka tidak akan terhitung/terdeteksi oleh rumus COUNT.
Misalkan kita ingin mengetahui jumlah kolom yang terisi angka pada kolom B2 sampai E7 maka rumus yang digunakan adalah :
=COUNT(B2:E7)
Perhatikan gambar dibawah ini!



  • LOGIKA IF
LOGIKA IF digunakan untuk membuat suatu perbandingan logis antara nilai dan perkiraan yang diharapkan. Fungsi IF excel ini akan melakukan evaluasi terhadap uji logika tertentu kemudian menghasilkan nilai TRUE atau FALSE. Nilai TRUE adalah nilai dimana kondisi tersebut terpenuhi dan nilai FALSE adalah nilai untuk kondisi yang tidak terpenuhi.

TRUE  : Benar/Kondisi terpenuhi
FALSE : Salah/Kondisi tidak terpenuhi

Fungsi IF biasanya menggunakan operator perbandingan berikut :
=  : Sama Dengan
>  : Lebih Besar Dari
<  : Lebih Kecil Dari
<>: Tidak Sama Dengan
>=: Lebih Besar atau Sama Dengan
<=: Lebih Kecil atau Sama Dengan

Misalkan kita ingin mengetahui hasil kelulusan dari data nilai yang sudah ada, maka kita menggunakan salah satu operator perbandingan yang telah di sebutkan diatas dan rumus yang digunakan adalah :
=IF(Logical_Test;Value_If_True;Value_If_False)

Catatan : Jika pada penulisan formula terdapat data teks maka gunakan tanda kutip dua ("_")
Perhatikan gambar dibawah ini!

Penjelasan gambar diatas☝ yaitu :
[ Apabila Nilai lebih besar atau sama dengan 60 maka Lulus. Dan apabila tidak lebih besar atau tidak sama dengan 60 maka Tidak Lulus].

Baik itulah rumus dasar Excel yang perlu kita ketahui, mudah-mudahan bermanfaat.
Terus belajar....Tetap Semangat.......😎😎😎

Monday, September 10, 2018

MENGHITUNG JUMLAH KARAKTER PADA MICROSOFT EXCEL MENGGUNAKAN FUNGSI/RUMUS LEN


Fungsi LEN merupakan salah satu fungsi Excel yang masuk dalam kategori fungsi TEXT yang digunakan untuk menghitung jumlah karakter sebuah teks.

Karakter yang dihitung oleh fungsi LEN excel ini termasuk jumlah huruf, angka maupun tanda baca semisal spasi, koma, titik dan lain-lain.

Cara menggunakan fungsi LEN adalah sebagai berikut:

  • Pada cell G4 masukkan =LEN(E4) lalu tekan ENTER ( Perhatikan gambar dibawah ini )
  • Maka akan terlihat jumlah karakter yang ada di cell E4 adalah 104. ( Perhatikan gambar dibawah ini )

Demikian pembahasan singkat Fungsi LEN kali ini mudah-mudahan bermanfaat....😊

Friday, September 7, 2018

Rumus Penjumlahan, Pengurangan, Pembagian, Perkalian dan Mencari Rata-Rata Pada Excel


Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan penjelasan bagaimana cara menggunakan rumus penjumlahan, pengurangan pembagian, perkalian dan mencari rata-rata pada Microsoft Excel. Tidak usah panjang lebar, mari kita pelajari penggunaannya dibawah ini.

Rumus Penjumlahan 

Dalam penggunaan rumus penjumlahan dengan Excel terdapat dua pilihan, pertama menggunakan operator plus (+) dan yang kedua menggunakan fungsi SUM.

  • Penjumlahan menggunakan operator plus (+)
Menggunakan operator plus (+) ini sangat mudah, sama seperti ketika kita menuliskan penjumlahan pada umumnya. Hanya saja penjumlahan pada Excel untuk sama dengan (=) di tempatkan pada awal penjumlahan karena sama dengan (=) disini merupakan Formula/Rumus Excel. Misalkan kita akan menjumlahkan angka 5, 10, 15, 20, 25 maka rumus yang kita gunakan adalah:
=5+10+15+20+25
Namun, apabila angka 5, 10, 15, 20, 25 berada di dalam cell atau range Excel, misalnya B2, B3, B4, B5, B6 maka rumus penjumlahan yang kita gunakan adalah:
=B2+B3+B4+B5+B6

  • Penjumlahan menggunakan fungsi SUM
Penjumlahan di Excel juga bisa menggunakan fungsi SUM selain operator plus (+). Fungsi SUM justru sering digunakan dari pada operator plus (+) oleh para pengguna Microsoft Excel karena lebih praktis.
Misalkan saja terdapat angka pada range B2 sampai dengan B6 yang akan di jumlahkan, maka rumus yang digunakan adalah:
=SUM(B2:B6)
Perhatikan gambar di bawah ini!

Rumus Pengurangan

Dalam penggunaan rumus pengurangan di Microsoft Excel, tidak ada fungsi atau formula khusus yang bisa digunakan untuk melakukan operasi pengurangan, mungkin karena dalam pengurangan biasanya tidak melibatkan banyak data.

Cara menggunakan rumus penguarangan di excel cukup sederhana, sama halnya seperti penggunaan rumus penjumlahan yang mana sama dengan (=) di tempatkan di awal. Untuk melakukan operasi pengurangan di Microsoft Excel cukup menggunakan operator minus (-). Misalkan kita akan mengurangi angka 25 dengan 15 maka rumus yang digunakan adalah:
=25-15
Namun, apabila angka 25 berada di cell B6 dan angka 15 di cell B4, maka rumus pengurangan yang kita gunakan adalah:
=B6-B4
Perhatikan gambar di bawah ini!

Rumus Pembagian

Dalam penggunaan rumus pembagian di excel caranya dengan menggunakan operator slash atau garis miring (/). Misalkan kita akan membagi angka 25 dengan 5 maka rumus yang kita gunakan adalah:
=25/5
Namun, apabila angka 25 berada di cell B6 dan angka 5 di cell B2, maka rumus pengurangan yang kita gunakan adalah:
=B6/B2
Perhatikan gambar di bawah ini!

Rumus Perkalian

Untuk menggunakan rumus Perkalian di program Microsoft Excel ada 2 cara, pertama menggunakan operator asterisk (*) dan yang kedua menggunakan fungsi PRODUCT.

  • Perkalian menggunakan operator asterisk atau tanda bintang (*)
Misalkan kita akan mengalikan angka 10 dengan 5 maka rumus yang kita gunakan adalah:
=10*5
Apabila angka 5 berada di cell B2 dan angka 10 di cell B3, maka rumus perkalian yang kita gunakan adalah:
=B2*B3

  • Perkalian menggunakan fungsi PRODUCT
Selain perkalian menggunakan operator asterik (*), Excel juga menyediakan fungsi PRODUCT yang dapat digunakan untuk melakukan perkalian. Misalkan kita akan mengalikan angka 10 dengan 5 maka rumus yang kita gunakan adalah:
=PRODUCT(B2:B3)
Perhatikan gambar di bawah ini!

Rumus Mencari Rata-rata

Untuk melakukan operasi pencarian rata-rata dalam microsoft Excel caranya adalah dengan menggunakan fungsi AVERAGE. Misalkan kita akan mencari rata-rata dari range B2 sampai dengan B6, maka rumus yang digunakan adalah:
=AVERAGE(B2:B6)
Perhatikan gambar di bawah ini!
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba......